Berziarah ke Makam Imam Bukhari di Uzbekistan, Ketua MPR Bicara Peran Bung Karno

3 hours ago 2

Berziarah ke Makam Imam Bukhari di Uzbekistan, Ketua MPR Bicara Peran Bung Karno

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ketua MPR Ahmad Muzani beserta delegasi anggota MPR dan para ulama berziarah ke makam Imam Bukhari di Samarkand, Uzbekistan, Jumat (3/7). Foto: Dokumentasi Humas MPR RI

jpnn.com, UZBEKISTAN - Ketua MPR Ahmad Muzani beserta delegasi anggota MPR dan para ulama berziarah ke makam Imam Bukhari di Samarkand, Uzbekistan, Jumat (3/7).

Muzani berharap ziarah ini dapat memperkuat hubungan bilateral kedua negara ke depan serta memperat emosional antar umat Islam di Indonesia dan Uzbekistan.

"Alhamdulillah, pada hari ini kami, rombongan dari Indonesia bersama para pimpinan pondok pesantren, para ulama, dan tokoh pimpinn organisasi Islam, bisa berkunjung ke makam Imam Bukhari di Samarkand, Uzbekistan," ujar Muzani dalam keterangannya, Jumat (3/7).

Muzani menyampaikan ini merupakan kunjungan yang sangat ditunggu-tunggu dan diharapkan silaturahmi dan kerja sama antara umat Islam, khususnya Uzbekistan dan Republik Indonesia bisa menyatu.

"Karena hubungan ini tidak hanya terpaut dalam hubungan diplomatik, tetapi hubungan ini telah berlangsung beberapa dekade yang lalu," jelasnya.

Muzani kemudian berbicara mengenai asal muasal penyebaran Islam ke Tanah Jawa oleh ulama Uzbekistan pada abad 15 silam.

Kemudian, Presiden Soekarno berinisiatif mengunjungi makam Imam Bukhari.

"Para ulama dari Uzbekistan datang ke Tanah Jawa untuk menyebarkan ajaran Islam pada abad ke-15. Dan pada tahun 1956 Bung Karno adalah orang pertama kali yang mengunjungi makam Imam Bukhori. Dan sejak itu sampai sekarang, makam Imam Bukhari dikunjungi, diziarahi oleh seluruh umat Islam di seluruh dunia," jelas Muzani.

Ketua MPR Ahmad Muzani beserta delegasi anggota MPR dan para ulama berziarah ke makam Imam Bukhari di Samarkand, Uzbekistan

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|