jpnn.com - LAMPUNG SELATAN - Seorang anak bernama Kenji (5), warga Desa Palas Aji, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, diduga hilang terseret arus di Sungai Way Pisang, Kabupaten Lamsel, Sabtu (6/6), masih belum ditemukan.
Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Lampung menerjunkan tim penyelam untuk membantu pencarian korban. “Hari ini pencarian masih terus kami lakukan. SAR menerjunkan tim penyelam untuk melakukan pencarian di dalam air,” kata Koordinator Pos SAR Bakauheni Rezie Kuswara di Lampung Selatan, Minggu (7/6).
Menurut informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi pada Sabtu siang. Korban diduga tenggelam saat beraktivitas di sekitar sungai sebelum akhirnya hilang dari pantauan warga. “Peristiwa terjadi sekitar pukul 13.30 WIB korban pergi bermain di pinggir Sungai Way Pisang. Saat sedang bermain sekitar pukul 15.00 WIB debit air tiba tiba naik menyeret korban,” ungkapnya.
Selanjutnya, kata dia, keluarga korban mendengar kejadian tersebut dan melaporkan ke Damkarmat Lampung Selatan yang meneruskan ke Kantor SAR Lampung untuk meminta bantuan pencarian dan pertolongan.
Dia mengatakan bahwa hingga saat ini proses pencarian korban hilang masih terus dilakukan dengan mengerahkan beberapa tim gabungan. Tim SAR Gabungan yang terdiri atas personel Basarnas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Damkarmat, TNI, Polri, aparatur desa, serta warga setempat melakukan pencarian dengan menyisir aliran sungai menggunakan perahu karet dan peralatan pendukung lainnya.
Selain penyisiran di permukaan air, petugas juga melakukan pemantauan di sejumlah titik yang diperkirakan menjadi lokasi korban terbawa arus.
“Dalam operasi pencarian, kami mengerahkan personel SAR beserta peralatan pendukung, termasuk tim penyelam dan perahu karet. Tim SAR Gabungan juga melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai dan area yang diduga menjadi lokasi korban terseret arus,” ucapnya.
Hingga Minggu sore, korban masih belum ditemukan. Operasi pencarian terus dilanjutkan dengan memperhatikan kondisi cuaca serta keselamatan personel di lapangan. Tim SAR mengimbau masyarakat yang berada di sekitar lokasi agar berhati-hati saat beraktivitas di sungai, terutama pada musim hujan yang dapat menyebabkan debit air meningkat dan arus menjadi lebih deras. (antara/jpnn)

5 hours ago
1



















































.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5495504/original/079773400_1770373061-Ze_Valente.jpg)
