Cadangan Devisa RI Susut USD 11 Miliar, BI Klaim Masih Aman

13 hours ago 1

Cadangan Devisa RI Susut USD 11 Miliar, BI Klaim Masih Aman

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Penyusutan cadangan devisa disebut dampak dari intervensi Bank Indonesia dalam menstabilkan nilai tukar rupiah. Foto: Ricardo/jpnn

jpnn.com, JAKARTA - Posisi cadangan devisa (cadev) Indonesia dilaporkan merosot ke angka USD 145 miliar per Juni 2026.

Angka tersebut menyusut sekitar USD 11 miliar jika dibandingkan dengan rekor tertinggi pada pengujung tahun lalu.

Penyusutan cadangan devisa disebut dampak dari intervensi Bank Indonesia dalam menstabilkan nilai tukar rupiah sekaligus mengalokasikan dana untuk pelunasan utang luar negeri pemerintah.

Destry Damayanti selaku Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur Bank Indonesia merinci pada Desember 2025, tabungan valas negara tersebut sempat berada di posisi puncak dengan angka USD 156,5 miliar.

"Sekarang USD145 miliar jadi teman-teman bisa bayangkan itulah kurang lebih," ujar Destry dalam agenda konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Jakarta, Senin (3/8).

Kendati angkanya terkoreksi cukup dalam, bank sentral memberikan jaminan level cadangan saat ini tetap terjaga pada zona yang aman.

Cadev RI diproyeksi mampu membiayai hingga 5,4 bulan impor serta pembayaran kewajiban eksternal negara.

Posisi ini pun dinilai masih sangat kokoh, karena berada jauh melampaui standar kecukupan internasional yang umumnya mensyaratkan durasi tiga bulan impor.

Posisi cadangan devisa (cadev) Indonesia dilaporkan merosot ke angka USD 145 miliar per Juni 2026.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|