Buru Pelaku Pembacokan, Kapolrestabes Surabaya Minta Tolong ke Keluarga Besar PSHT

5 days ago 16

Buru Pelaku Pembacokan, Kapolrestabes Surabaya Minta Tolong ke Keluarga Besar PSHT

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol M Luthfie saat menemui massa Arus Bawah PSHT saat menggelar aksi damai untuk mengusut tuntas kasus pembacokan. Foto: Ardini Pramitha/JPNN

jpnn.com, SURABAYA - Kapolrestabes Surabaya Kombes M Luthfie mengaku akan memburu satu orang debt collector (DC) yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) pada kasus dugaan pembacokan dua petugas valet di di kawasan Jalan Basuki Rahmat, Sabtu (25/7).

Kepastian itu disampaikan dihadapan ratusan massa aksi dari Arus Bawah PSHT yang menggelar demonstrasi di Mapolrestabes Surabaya, Jumat (31/7).

Dia menyebut bahwa kepolisian tidak memberikan ruang bagi masyarakat yang melakukan aksi premanisme di Kota Pahlawan.

"Kami yakinkan bahwa proses penyidikan terhadap para pelaku kami lakukan secara transparan. Saat ini pelaku sudah tertangkap satu orang berinisial S. Satu orang lagi masih DPO," kata Luthfie.

Menurutnya, seluruh pelaku yang terlibat dalam aksi pembacokan akan diproses sesuai hukum yang berlaku.

Dia bahkan meminta masyarakat, termasuk keluarga besar PSHT, ikut mengawal jalannya penyidikan.

“Saya minta bantuan rekan-rekan sekalian. Kami sudah juga sudah mencari yang satu lagi ini. Tolong nanti dibantu apabila ada informasi di mana yang bersangkutan tolong informasikan ke kami. Bisa mengirim pesan melalui instagram Luthfie.daily," tegasnya.

Sementara Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP David Manurung menyampaikan telah mengantongi identitas pelaku DPO yakni berinisial P.

Polrestabes Surabaya memastikan kasus dugaan pembacokan dua petugas valet di Jalan Basuki Rahmat terus diusut. Satu pelaku ditahan, satu lainnya masih DPO

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|