BPS: RI Deflasi 0,14 Persen pada Juli 2026

7 hours ago 6

 RI Deflasi 0,14 Persen pada Juli 2026

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Badan Pusat Statistik (BPS) membeberkan faktor peredam kenaikan inflasi tahunan pada Oktober 2022. Ilustrasi pasar: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indonesia mengalami deflasi sebesar 0,14 persen secara bulanan (m-to-m) pada Juli 2026

Meskipun terjadi penurunan harga secara bulanan, angka inflasi tahunan terpantau masih menyentuh level 2,88 persen (yoy).

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono mengungkapkan deflasi tersebut mayoritas dipicu oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau.

Selain sektor pangan, kelompok transportasi serta perawatan pribadi dan jasa lainnya turut memberikan pengaruh terhadap angka deflasi bulan ini.

Kelompok makanan, minuman, dan tembakau tercatat menjadi pendorong utama dengan mengalami deflasi sebesar 0,89 persen.

Sektor pangan tersebut memberikan andil terhadap deflasi nasional secara keseluruhan sebesar 0,26 persen.

"Komoditas yang dominan mendorong deflasi kelompok ini, yaitu bawang merah dengan andil sebesar 0,11 persen," ujar Ateng Hartono di kantornya, Senin (3/8).

Penurunan harga juga terjadi pada komoditas cabai merah dan cabai rawit yang masing-masing menyumbang andil deflasi sebesar 0,06 persen.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indonesia mengalami deflasi sebesar 0,14 persen secara bulanan (m-to-m) pada Juli 2026

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|