BPOM Soroti Higienitas SPPG Palembang, Pemkot Diminta Segera Benahi IPAL

5 hours ago 2

BPOM Soroti Higienitas SPPG Palembang, Pemkot Diminta Segera Benahi IPAL

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Kepala BPOM RI Taruna Ikrar saat meninjau salah satu SPPG di Kota Palembang Jumat (31/7/2026). Foto: Cuci Hati/JPNN.com.

jpnn.com - Pengawasan terhadap kelayakan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjadi perhatian Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI dalam memastikan Program Makan Bergizi Gratis berjalan aman dan memenuhi standar kesehatan. 

Saat meninjau salah satu SPPG di Kota Palembang Jumat (31/7/2026), Kepala BPOM RI Taruna Ikrar menemukan saluran Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) yang masih terbuka. 

Menurut Taruna, kondisi tersebut harus segera dibenahi karena berpotensi menjadi tempat berkembangnya serangga pembawa penyakit, seperti lalat, yang dapat menganggu higienitas lingkungan pengolahan makanan. 

"Ada catatan kecil yang perlu diperhatikan, salah satunya pembuangan atau amdal limbah yang perlu ditutup. Jika terbuka bisa jadi sumber serangga seperti lalat. Jangan menganggap hal kecil. Ini berdampak besar, " ujar Taruna. 

Taruna menegaskan, pembenahan fasilitas SPPG merupakan bagian penting dalam memperkuat pengawasan keamanan pangan. Langkah tersebut sekaligus dilakukan untuk menekan risiko kejadian luar biasa (KLB) keracunan makanan yang dapat mengancam penerima manfaat MBG. 

Taruna menyebut, sepanjang 2025 tercatat 21.094 anak mengalami kasus keracunan. Karena itu, BPOM mendorong pengawasan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari bahan baku, proses pengolahan hingga makanan diterima oleh anak-anak. 

"Tahun 2025 lalu, kasus keracunan cukup tinggi mencapai 21.094 anak. Di tahun ini kami ingin reduksi semaksimal mungkin, dari bahan baku hingga penerima manfaat. Program makan bergizi gratis wajib hukumnya kita dukung," tegas Taruna. 

Untuk menjangkau puluhan ribu SPPG di seluruh Indonesia, BPOM menerapkan sejumlah strategi. Pengawasan dilakukan melalui surveillance berdasarkan tingkat kerawanan wilayah, pelatihan ahli SPPG sebagai agen pengawasan, serta penguatan koordinasi lintas lembaga. 

Pemkot Palembang segera diminta membenahi saluran Instalasi Pembuangan Air Limbah (IPAL) di salah satu dapur SPPG yang masih terbuka.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|