Anak-Anak Kembali ke Sekolah, Ancaman DBD Mengintai, Waspadalah!

6 days ago 6

Anak-Anak Kembali ke Sekolah, Ancaman DBD Mengintai, Waspadalah!

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Dokter sekaligus kreator konten kesehatan dr. Ikhsanuddin Qothi mengingatkan DBD bukan penyakit musiman dan risiko penularannya ada sepanjang tahun. Foto source for JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Tas, seragam, dan buku pelajaran bukan satu-satunya hal yang perlu disiapkan orang tua saat anak kembali ke sekolah.

Perlindungan terhadap demam berdarah dengue atau DBD juga perlu menjadi perhatian, terutama karena anak-anak termasuk kelompok yang paling rentan mengalami dampak berat penyakit tersebut.

Data Kementerian Kesehatan periode 2018–2025 menunjukkan kelompok usia 5–14 tahun secara konsisten mencatat proporsi kematian akibat dengue tertinggi dibandingkan kelompok usia lain.

Pada 2025, sebanyak 59 persen kematian akibat dengue terjadi pada anak usia 0–14 tahun.

Sebanyak 41 persen di antaranya berasal dari kelompok usia 5–14 tahun.

Tingginya risiko tersebut menjadi perhatian ketika anak mulai kembali menjalani kegiatan belajar, olahraga, ekstrakurikuler, hingga menunggu perjalanan pulang.

Aktivitas yang lebih banyak dilakukan di luar rumah membuat upaya pencegahan tidak dapat hanya mengandalkan kebersihan lingkungan tempat tinggal.

Dokter sekaligus kreator konten kesehatan, dr. Ikhsanuddin Qothi mengungkapkan anggapan DBD hanya perlu diwaspadai pada musim hujan masih banyak ditemukan di masyarakat.

Anak-anak kembali ke sekolah, ancaman DBD mengintai siapa saja, apalagi DBD bukan penyakit musiman

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|