41 Warga Prasejahtera Batang Diterima Kerja di Industri Jahit Sepatu

1 week ago 6

41 Warga Prasejahtera Batang Diterima Kerja di Industri Jahit Sepatu

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Peserta Pelatihan Operator Jahit Sepatu yang berlangsung pada 3–8 November 2025 dengan materi keterampilan teknis, pembentukan karakter, hingga budaya kerja industri. Foto: Source for JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Paradaya Movement Gandeng Rumah Amal dan Ruang Amal Indonesia, 41 Warga Prasejahtera Batang Diterima Kerja di Industri Jahit Sepatu

Sebanyak 41 warga dari keluarga prasejahtera berhasil menembus dunia kerja setelah mengikuti Program Paradaya Movement yang digelar Rumah Amal Salman bersama Ruang Amal Indonesia di Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

Dari total 50 peserta, sebanyak 82 persen telah diterima bekerja di perusahaan manufaktur di bidang jahit sepatu yang beroperasi di kawasan industri Batang.

Program ini dilakukan melalui rangkaian Pelatihan Operator Jahit Sepatu yang berlangsung pada 3–8 November 2025 dengan materi keterampilan teknis, pembentukan karakter, hingga budaya kerja industri.

Sebagian peserta diterima melalui proses rekrutmen di PT Nantong Nuan Jian Indonesia, sedangkan peserta lainnya menjalani On the Job Training (OJT) di PT Wide Hero yang berada di KEK Industropolis Batang.

Program tersebut menyasar warga dari keluarga peneri mamanfaat yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap pelatihan maupun kesempatan kerja.

Menurut Ketua LPK Bina Karya sebagai mitra pelatih, pendekatan itu diharapkan mampu mempertemukan kebutuhan industri akan tenaga kerjadengan masyarakat yang membutuhkan pekerjaan tetap.

Salah seorang penerima manfaat, Rizki Indriani, menjadi potret nyata keberhasilan program ini. Sebagai lulusan SMP yang menetap di Batang bersama keluarga besarnya, Rizki sebelumnya harus menghadapi realita ekonomi yang menantang.

Pelatihan Operator Jahit Sepatu yang berlangsung pada 3–8 November 2025 dengan materi keterampilan teknis, pembentukan karakter, hingga budaya kerja industri.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|