jpnn.com - PALEMBANG - Tim Disaster Victim Identification Polri bersama Polda Sumatera Selatan hingga Jumat (15/5) telah mengidentifikasi 14 jenazah korban kecelakaan maut Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dengan truk tangki di Jalan Lintas Sumatera, Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumsel.
Tiga jenazah lainnya masih menjalani pemeriksaan lanjutan di laboratorium DNA (Deoxyribonucleic Acid) untuk memastikan kecocokan data sebelum identitas resmi diumumkan kepada pihak keluarga.
Kepala Biro Laboratorium Kedokteran dan Kesehatan Pusdokkes Polri Brigjen Dr. dr. Sumy Hastry Purwanty mengungkapkan bahwa dari hasil pemeriksaan laboratorium forensik, 11 korban berhasil dipastikan identitasnya secara medis dan hukum melalui profiling DNA.
"Dalam proses evakuasi, Tim DVI menemukan kondisi cukup kompleks. Dari 16 kantong jenazah yang dibawa dari lokasi kecelakaan, ternyata terdapat 17 jenazah, karena adanya bagian tubuh berbeda yang berada dalam satu kantong," kata Sumy, Jumat (15/5).
Menurut Sumy, hal itu membuat proses identifikasi memerlukan ketelitian tinggi, dan pemeriksaan forensik mendalam. Dia menambahkan bahwa seluruh proses identifikasi dilakukan menggunakan standar ilmiah forensik internasional. "Kami melakukan analisis DNA secara menyeluruh mulai dari ekstraksi, kuantidikasi benar-benar akurat sebelum diserahkan secara resmi," ungkapnya.
Seperti diketahui, kecelakaan maut Bus ALS dengan truk tangki terjadi di Jalinsum Muratara, Rabu (6/5). Kecelakaan itu mengakibatkan 19 orang meninggal dunia. Sebanyak 17 korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Adapun dua korban meninggal mengembuskan napas terakhir saat menjalani perawatan di RS Bhayangkara M.Hasan Palembang.
Tim gabungan dari Pusdokkes Polri bersama Bidang Dokkes Polda Sumsel bekerja intensif melakukan identifikasi terhadap seluruh korban sejak Jumat (8/5). Proses identifikasi dilakukan dengan metode pencocokan DNA antara sampel post mortem dari jenazah dan data ante mortem milik keluarga korban.
Wakapolda Sumsel Brigjen Rony Samtana mengungkapkan bahwa kehadiran tim ahli dari Mabes Polri menjadi bentuk keseriusan institusi dalam memberikan kepastian identitas korban kepada keluarga.

6 hours ago
4





















































