Raja Juli Mengingatkan Hutan Tetap Dijaga Meski Ada Kompleksitas Geopolitik

5 hours ago 6

Raja Juli Mengingatkan Hutan Tetap Dijaga Meski Ada Kompleksitas Geopolitik

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni dalam Sidang ke-21 United Nations Forum on Forests (UNFF21) di Markas Besar PBB, New York, Amerika Serikat. Foto: dok Kemenhut

jpnn.com, NEW YORK - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyebut langkah antisipasi menghadapi ancaman krisis iklim tak boleh surut meski terjadi kompleksitas geopolitik. 

Hal demikian dikatakan dia Sidang ke-21 United Nations Forum on Forests (UNFF21) di Markas Besar PBB, New York, Senin (11/5).

Raja Juli menekankan bahwa rimbawan di seluruh dunia harus tetap teguh dan fokus pada misi utama melindungi paru-paru dunia.

"Melindungi hutan dunia di tengah lanskap geopolitik yang kompleks saat ini memerlukan pembaruan semangat multilateralisme," kata dia dalam keterangan persnya, Jumat (15/5).

Namun, Raja Juli mengingatkan tantangan lingkungan yang makin berat memerlukan pendekatan global yang lebih solid dan tak terfragmentasi.

"Kita membutuhkan solidaritas yang semakin kuat serta aksi kolektif yang nyata untuk memastikan keberlangsungan hutan bagi generasi mendatang," ujar Menhut di hadapan para delegasi PBB.

Menhut juga mengajak komunitas internasional untuk melihat hutan melampaui batas-batas administratif maupun politik. 

Menurutnya, kerja sama internasional yang diperkuat dan kemitraan multipihak adalah jalan memobilisasi dukungan serta investasi yang pengelolaan hutan berkelanjutan.

Menhut Raja Juli Antoni mengingatkan tantangan lingkungan yang makin berat memerlukan pendekatan global yang lebih solid.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|