jpnn.com, BALI - Pemimpin global dalam pembayaran digital, Visa (NYSE: V), menggelar forum tahunan Visa Indonesia Client Forum 2026 di Bali.
Kegiatan tersebut menjadi ajang strategis bagi para pemimpin senior ekosistem perbankan dan pembayaran Indonesia untuk mendiskusikan pergeseran masif menuju perdagangan berbasis Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan.
"Dalam era baru ini, AI tidak lagi sekadar alat pendukung keputusan, melainkan telah berevolusi menjadi eksekutor transaksi," kata Country Manager Visa Indonesia, Vira Widiyasari, Selasa (12/5).
Menurutnya, fenomena Agentic AI kini mampu melakukan pemesanan inventaris otomatis hingga pengaturan perjalanan bisnis yang kompleks secara mandiri.
Transformasi ini membuat pembayaran terintegrasi langsung saat niat bertransaksi muncul, sekaligus mengubah peran institusi keuangan dari sekadar pemroses transaksi menjadi mitra ekosistem digital yang tepercaya.
Indonesia kini tengah berada di fase krusial perjalanan digitalnya. Oleh karenanya, melalui forum ini, pihaknya memperkuat fondasi sistem keuangan nasional untuk memastikan transaksi tetap aman, lancar, dan inklusif.
"Fondasi yang kuat adalah kunci pendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan bagi seluruh masyarakat dan pelaku usaha," beber Vira.
Salah satu poin krusial dalam forum ini adalah pergeseran nilai tambah dari produk mandiri menuju model platform yang kolaboratif.

4 hours ago
8





















































