jpnn.com, JAKARTA - Badan Kerja Sama (BKS) Participating Interest (PI) Wilayah Kerja Blok Cepu merealisasikan penjualan minyak mentah bagian Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) kepada PT Pertamina Patra Niaga untuk periode lifting 10-11 Mei 2026.
Volume minyak mentah yang disalurkan dalam transaksi tersebut mencapai sekitar 620.000 barel.
Penjualan minyak mentah itu menjadi bagian dari dukungan BKS PI Blok Cepu terhadap upaya pemerintah memperkuat ketahanan energi nasional melalui optimalisasi pemanfaatan produksi minyak bumi untuk kebutuhan dalam negeri.
Ketua BKS PI Blok Cepu Muhammad Kundori, mengatakan penjualan kepada pembeli domestik merupakan bentuk kepatuhan dan tanggung jawab KKKS dalam mendukung kebijakan pemerintah di sektor energi.
Menurut dia, langkah tersebut penting dilakukan di tengah dinamika geopolitik global yang berdampak terhadap stabilitas pasokan dan harga energi dunia.
"Situasi global saat ini menuntut seluruh pelaku industri migas nasional untuk memperkuat sinergi dalam menjaga ketahanan energi nasional," ujar Kundori dalam keterangannya, Selasa (12/5).
Dia menegaskan BKS PI Blok Cepu berkomitmen menjalankan kebijakan pemerintah dan memastikan produksi migas domestik dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan nasional.
Pemerintah sebelumnya telah menerbitkan sejumlah kebijakan strategis untuk mengantisipasi risiko pasokan energi, termasuk Surat Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Nomor T-3560/MG.04/DJM/2026 tertanggal 22 April 2026 yang menjadi dasar pelaksanaan penjualan minyak mentah untuk kebutuhan domestik.

4 hours ago
9





















































