jpnn.com, JAKARTA - Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) yang baru, Thomas Djiwandono menepis isu pengunduran dirinya sebagai Bendahara Umum Gerindra berkaitan dengan pencalonan di Bank Sentral.
Dia menyatakan sudah tidak menjabat sebagai Bendum di Gerindra sejak mulai menjabat Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu).
"Coba dilihat, saya ini di akte DPP yang baru, bulan Maret 2025 itu enggak ada saya sebagai Bendahara Umum," kata Thomas di kawasan
Thomas juga menegaskan sudah mundur sebagai anggota partai di bawah naungan Presiden Prabowo Subianto tersebut sejak akhir 2025 lalu.
Pejabat yang akrab disapa Tommy itu menekankan keputusan mundurnya didasari prinsip sebagai pejabat karena statusnya sebagai Wamenkeu, kala itu.
"Sebagai anggota, saya resign 31 Desember 2025, karena juga prinsip tersebut. Kayaknya kok rasa-rasanya lebih baik. Meskipun aturannya di Kemenkeu tidak ada, tetapi lebih baik seperti itu," ujarnya.
Tommy tak menampik mengenai kedekatan karier serta kekeluargaan antara dirinya dan Presiden Prabowo Subianto.
Namun, dia menekankan jejak rekamnya sebagai ekonom juga menjadi poin utama yang harus dinilai.

1 month ago
30





















































