PSBS Biak Dihajar Malut, Pelatih Soroti Pemain Minim Jam Terbang

3 hours ago 2

PSBS Biak Dihajar Malut, Pelatih Soroti Pemain Minim Jam Terbang

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Bomber Malut United David Da Silva (tengah) berebut bola dengan dua pemain PSBS Biak. Foto: Andri Saputra/sgd/Antara

jpnn.com, SLEMAN - PSBS Biak dihajar Malut United dengan skor telak 0-7 dalam lanjutan Super League 2025/2026.

Kekalahan telak tersebut diakui pelatih Marian Mihail sebagai risiko karena dirinya menurunkan pemain yang minim menit bermain.

Bertanding di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (28/4/2026) malam, PSBS sempat memberi secercah harapan di babak pertama.

Namun semuanya runtuh di paruh kedua, saat ritme permainan hilang total dan Malut United berpesta gol tanpa ampun.

Tujuh gol tim tamu lahir lewat brace David da Silva (51’, 79’) dan Septian David Maulana (58’, 90+8’), ditambah masing-masing satu gol dari Yakob Sayuri (60’), Tyronne del Pino (69’), serta Frets Butuan (90’).

Skor mencolok itu sekaligus mempertegas betapa rapuhnya eksperimen yang dijalankan PSBS.

Marian Mihail, tidak menampik keputusan memainkan pemain minim jam terbang menjadi penyebab utama kehancuran timnya. 

Dia menyebut langkah tersebut memang risiko besar yang sengaja diambil demi kepentingan jangka panjang.

PSBS Biak menelan kekalahan telak dari Malut United. Pelatih Marian Mihail mengakui karena strateginya menurunkan pemain yang minim jam terbang

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|