jpnn.com, JAKARTA - Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI Bun Joi Phiau menyoroti buruknya tata kelola sampah di Jakarta.
"Berbagai persoalan mulai dari tumpukan sampah di TPS, lemahnya pengawasan operasional, hingga polemik fasilitas pengolahan seperti RDF Rorotan, menjadi indikator bahwa sistem pengelolaan sampah ibu kota belum berjalan optimal," ungkap Bun Joi dalam keterangannya, Rabu (4/3).
Bun Joi mengungkapkan di sejumlah titik, sampah di tempat penampungan sementara (TPS) kerap meluber hingga ke badan jalan.
Kondisi ini bukan hanya mengganggu estetika kota, tetapi juga menimbulkan bau tidak sedap, potensi penyakit, dan kemacetan.
Persoalan klasik seperti keterlambatan pengangkutan, minimnya armada, hingga lemahnya pengawasan dinilai terus berulang tanpa solusi sistemik.
Sorotan juga mengarah pada fasilitas Refuse Derived Fuel Rorotan yang digadang-gadang sebagai solusi modern pengolahan sampah.
Namun dalam praktiknya, operasional RDF Rorotan justru menuai keluhan warga sekitar akibat bau menyengat dan dugaan ketidaksiapan sistem pengelolaan.
Alih-alih menjadi model pengolahan berbasis teknologi, fasilitas tersebut dinilai belum mampu menjawab persoalan mendasar tata kelola sampah Jakarta.

7 hours ago
1





















































