jpnn.com, JAKARTA - Jaringan Gusdurian Indonesia menyampaikan lima sikap setelah Indonesia terlihat dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian bentukan Presiden AS Donald Trump.
Satu di antaranya, mereka berharap Indonesia menarik diri dari keterlibatan di BoP karena organisasi bentukan Trump itu terkesan mengakomodasi kepentingan Paman Sam.
Hal demikian disampaikan Jaringan Gusdurian Indonesia melalui keterangan pers yang disampaikan direktur mereka Alissa Wahid seperti dikutip Selasa (3/2).
"Mendesak pemerintah Indonesia untuk menarik diri dari keterlibatan dalam Board of Peace," demikian pernyataan Jaringan Gusdurian Indonesia, Selasa.
Mereka mengkritisi langkah BoP yang tidak melibatkan perwakilan Palestina, sehingga organisasi kental kepentingan AS.
"Bertentangan dengan amanat konstitusi," lanjut Jaringan Gusdurian Indonesia.
Mereka dalam pernyataan menganggap BoP bentukan Trump tidak punya mandat hukum internasional yang jelas dan melemahkan mekanisme lembaga resmi internasional seperti PBB.
"Berpotensi menghasilkan keputusan yang tidak transparan," demikian Jaringan Gusdurian Indonesia.

20 hours ago
1




















































