Said PDIP Harap Suksesi Kepemimpinan di NU Tak Berwatak Pragmatis & Transaksional

1 hour ago 2

Said PDIP Harap Suksesi Kepemimpinan di NU Tak Berwatak Pragmatis & Transaksional

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Politikus PDI Perjuangan yang juga Ketua Badan Anggaran DPR RI Said Abdullah. Foto: Dokumentasi pribadi

jpnn.com, JAKARTA - Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Said Abdullah menyinggung pentingnya menjaga nilai dasar yang diwariskan para pendiri atau muasis Nahdlatul Ulama (NU) menyambut Muktamar ke-35 organisasi tersebut.

Ketua Banggar DPR RI itu berharap NU tidak terjebak dalam arus politik praktis dalam mencari pemimpin organisasi keagamaan itu. 

?"Jangan sampai NU tergoda dalam hingar-bingar politik. Termasuk, jangan pula membawa suksesi kepemimpinan NU seperti layaknya suksesi pemimpin politik yang berwatak pragmatis-transaksional," ujar Said kepada awak media, Rabu (26/8).

Adapun, PBNU pada 27–31 Agustus 2026 bakal menggelar Muktamar ke-35 untuk menentukan pemimpin baru di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambak Beras, Jombang, Jawa Timur.

Said mengatakan kedigdayaan NU berakar dari tradisi intelektual, komunitas pesantren, dan kearifan lokal yang hidup secara organik. 

Oleh karena itu, ujarnya, keteladanan para pemimpin ke depan harus bersumber dari nilai spiritual dan moral kuat yang ditanamkan pendiri.

?"NU didirikan dengan penuh tirakat dan jalan spiritual," kata Said.

Dia mencontohkan bagaimana tradisi tawadu para ulama senior dan muasis dalam memilih pemimpin.

Ketua DPD PDIP Jawa Timur Said Abdullah berharap NU tidak terjebak dalam arus politik praktis dalam mencari pemimpin.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|