jpnn.com - MAKASSAR – Polda Sulawesi Selatan menyiagakan 1.425 personel gabungan untuk mengawal aksi demo 27 Agustus 2026 di Kota Makassar.
"Pada prinsipnya kita (Polda Sulsel) melihat bahwa kebebasan menyampaikan pendapat itu adalah wajib kita jaga, wajib kita kawal ketika itu berada pada aturan-aturan yang ada," ujar Kapolda Sulsel Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro di sela apel gelar pasukan Silaturahmi Kamtibmas di Makassar, Rabu (26/8).
Kapolda mengatakan, personel gabungan yang disiagakan untuk menjaga aksi demo hari ini berasal seluruh komponen, seluruh anggota Polri, TNI, didukung seluruh komponen di masyarakat untuk menjaga situasi kondusif di Sulawesi Selatan.
Dia mengemukakan, penyampaian pendapat di muka umum mesti dilaksanakan sesuai aturan.
Namun, jika sudah melanggar aturan, tentu akan dilakukan upaya pencegahan dan langkah terakhir ialah penegakan hukum.
Selain itu, pengawalan unjuk rasa tetap menjaga stabilitas keamanan, lalu lintas tidak terhambat, perekonomian berjalan, masyarakat bisa menjalankan aktivitasnya tanpa hambatan.
"Itulah yang kita jaga, karena masyarakat di Sulawesi Selatan saya yakin bahwa keamanan, ketertiban, dan kedamaian itu adalah dambaan kita semua," paparnya, menekankan kepada seluruh personel dan elemen masyarakat yang hadir pada apel tersebut.
Djuhandhani menyampaikan sejumlah komitmen bersama untuk menjaga kesatuan dan persatuan bangsa.
Pertama, memperkuat sinergi demi memperkokoh kesepahaman dan keharmonisan di Sulsel.

1 hour ago
1














































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5565946/original/060695200_1777098813-lemos.jpg)






