jpnn.com - Ratusan pengemudi ojek online (ojol) menyerang dan merusak fasilitas Kampus Universitas Negeri Makassar (UNM) setelah rekannya diduga dipukuli mahasiswa.
Konon, pemukulan terhadap pengemudi ojol terjadi ketika mahasiswa berdemonstrasi dengan memblokir jalan depan kampusnya, Jalan Andi Pangeran Pettarani Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis malam (5/3/2026).
Emil, pengemudi ojol yang jadi korban menceritakan kronologinya. Awalnya dia sedang mengantar orderan makanan.
Saat melintasi mahasiswa yang demo, Emil sudah minta izin supaya dibukakan jalan untuk menyelesaikan pengantaran pesanan tersebut, tetapi aksesnya tidak dibuka.
"Lalu tiba-tiba saya diserang," kata Emil menceritakan kejadian kepada awak media di lokasi.
Selain tidak diperbolehkan melintas, korban juga dipukuli oknum mahasiswa, bahkan motornya dirusak, bahkan adik korban juga diduga dipukuli oleh mahasiswa yang berdemo.
"Motor dirusak, dihancurkan. Sementara ini baru satu diketahui (rusak), tidak tahu kalau ada motor teman-teman lain (dirusak). Adik saya juga dipukuli, ini sementara visum dan sudah ada pertanggungjawaban dari kampus," tuturnya.
Kabar ada driver ojol yang dipukuli mahasiswa dan motornya dirusak menjelang waktu berbuka puasa, itu memantik solidaritas ratusan pengemudi ojol lainnya.

3 hours ago
2

















.jpeg)


































