jpnn.com, JAKARTA - PDI Perjuangan menerbitkan sikap politik setelah menyelesaikan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I 2026 di Beach City International Stadium (BCIS), Ancol, Jakarta, Senin (12/1).
Ketua DPD PDIP Aceh Jamaluddin Idham menjadi sosok yang membacakan sikap partainya dalam penutupan Rakernas I.
PDIP dalam satu poin sikap politik berkomitmen penuh menjaga kedaulatan Indonesia dari segala bentuk tekanan dan dominasi kekuatan asing.
"Menolak segala bentuk tekanan, ketergantungan, dan dominasi kekuatan asing maupun kepentingan ekonomi global yang merugikan kepentingan nasional," kata Jamaluddin membacakan poin sikap, Senin.
PDIP menilai kedaulatan politik dan kemandirian ekonomi menjadi harga mati dalam menghadapi tantangan nasional.
"Memastikan bahwa seluruh kebijakan negara dijalankan berdasarkan Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, dan kepentingan Rakyat demi terwujudnya Indonesia yang berdaulat, adil, makmur, dan berkeadaban di tengah pergaulan dunia," lanjut Jamaluddin.
Selain itu, PDIP dalam poin sikap politik menyoroti pelanggaran kedaulatan negara merdeka di kancah internasional dengan menyinggung peristiwa penangkapan Presiden Venezuela Nicolás Maduro oleh otoritas AS.
PDIP pun mendesak pemerintah menolak segala bentuk pelanggaran kedaulatan suatu negara merdeka seperti di kasus Maduro.

3 hours ago
2




















































