jpnn.com - JAKARTA - Manajemen Persib Bandung mengimbau Aremania untuk tidak nekat datang ke Stadion Gelora Bandung Lautan Api guna menyaksikan pertandingan yang berlangsung Jumat (24/2).
Mengacu pada Pasal 5 ayat 7 Regulasi Super League 2025/26, Persib kembali mengingatkan kehadiran suporter tamu masih dilarang total dalam masa transisi sepak bola nasional. Aremania diminta tidak datang ke Bandung demi menghindari konsekuensi serius bagi kedua klub.
Manajemen bersama kepolisian mengaktifkan mode pengamanan ketat. Head of Communications Persib Adhi Pratama mengatakan klub tidak akan menoleransi pelanggaran sekecil apa pun.
“Kami meminta dengan tegas rekan-rekan Aremania tidak hadir di GBLA. Jika aturan ini dilanggar, klub akan menanggung konsekuensi penuh,” kata Adhi.
Panitia Pelaksana Persib juga langsung diperintahkan memperketat pengawasan di setiap titik stadion. Penyaringan suporter bakal dilakukan ekstraketat, mulai dari akses masuk hingga area sekitar stadion, sebagai implementasi Pasal 5 ayat 8 regulasi serta standar keamanan PSSI 2021.
"Panpel Persib akan menjalankan prosedur penyaringan ketat di area stadion. Hal ini murni implementasi dari keputusan federasi dan komitmen liga untuk memastikan transformasi sepak bola nasional berjalan sesuai jalur," tambah Adhi.
Persib tidak ingin laga sarat gengsi ini ternoda insiden di luar lapangan. Atmosfer panas tetap akan tersaji saat Persib menjamu Arema FC, namun klub menegaskan rivalitas harus berhenti di garis aturan.
Dengan pengamanan berlapis dan larangan tegas untuk suporter tamu, duel klasik ini dipastikan tetap membara, tetapi dalam koridor yang lebih terkendali.

3 hours ago
1





















































