jpnn.com, BANDUNG - MG Motor Indonesia menanggapi soal pemerintah yang sedang mempersiapkan insentif mobil listrik (EV) dengan perincian masing-masing 100 ribu unit pada tahun ini.
Pabrikan mobil asal China mengaku menyambut baik kebijakan yang akan dikeluarkan pemerintah.
Kebijakan tersebut menjadi sinyal kuat dukungan pemerintah terhadap pengembangan industri otomotif, khususnya kendaraan listrik.
Namun, MG Motor masih menunggu kejelasan terkait mekanisme dan kriteria pemberian insentif yang tengah dikaji pemerintah.
"Detailnya baru 100 ribu, 200 ribu. Tapi implementasi akan seperti apa, kemudian di titik mana yang akan disubsidi. Itu yang kami butuhkan, agar bisa dikaji lebih dalam lagi. Namun, dengan berita (insentif) ini kami senang ya, selaku-pelaku di industri mobil pasti senang sekali,” ujar Manager Produk MG Motor Indonesia Eko Fachruroji saat ditemui di Bandung, Jawa Barat, Rabu (6/5).
Dia menambahkan saat ini pihaknya masih menunggu skema instentif tersebut.
Sebab, pemerintah menyebutkan ada beberapa instentif yang akan diberikan seperti baterai full nikel, atau mungkin yang LFP.
Meski demikian, produsen menilai skema insentif penuh seperti yang diterapkan sebelumnya masih menjadi opsi yang lebih efektif untuk mendorong adopsi kendaraan listrik secara lebih luas.
“Menurut kami, yang pas pastinya (skema insentif) tahun lalu ya. Artinya tahun lalu itu kan 100 persen dikasih insentif,” ujar Fachru.

9 hours ago
2





















































