jpnn.com, JAKARTA - Tim basket Pelita Jaya ogah memikirkan rekor buruk saat tampil di final IBL 2026.
Tercatat tim berakronim PJ tersebut hanya sekali juara dari lima kesempatan tembus partai puncak.
Kapten Pelita Jaya Andakara Prastawa Dhyaksa mengungkapkan bahwa rekan-rekannya termotivasi untuk bisa raih gelar juara musim ini.
Wajar musim lalu harapan angkat trofi harus sirna seusai kalah dari Dewa United Banten dengan skor 1-2 dalam sistem best of three series.
“Kami justru menikmati tekanan ini. Kami bertekad untuk menghadapi bersama-sama dan memberikan yang terbaik di laga penentuan hari ini,” ujar pemain kelahiran 16 Agustus 1992.
Bayangan buruk gagal raih gelar sejatinya terus membayangi para pemain Pelita Jaya. Terlebih pada kesempatan terakhir skuad asuhan Justin Tatum itu harus merelakan tim lawan angkat trofi di hadapan penggemar mereka.
Prastawa berharap rekan satu timnya bisa fokus mengingat dari segi materi pemain Pelita Jaya diunggulkan di atas Bogor Hornbills.
“Banyak pelajaran yang kami ambil dari game pertama hingga keempat. Kami sudah tahu kelemahan lawan seperti apa dan kami coba perbaiki hari ini di game kelima,” ujar putra dari legenda Rastafari Horongbala dan Julisa Rastafari itu.

4 hours ago
5





































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364450/original/049240400_1759113678-allano.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518117/original/054027000_1772464500-rivera.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518312/original/099191500_1772505014-persebaya.jpg)





:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5349826/original/076247900_1757933049-persija_lesu-2.jpg)


