Patroli Gabungan Bea Cukai Bongkar Dugaan Penyelundupan 1 Ton Beras di Kalbar

1 day ago 3

Patroli Gabungan Bea Cukai Bongkar Dugaan Penyelundupan 1 Ton Beras di Kalbar

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Patroli gabungan Bea Cukai bersama berbagai instansi terkait mengungkap dugaan penyelundupan lebih dari satu ton beras di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat (4/3). Foto: Bea Cukai

jpnn.com, SANGGAU - Patroli gabungan Bea Cukai bersama berbagai instansi terkait mengungkap dugaan penyelundupan lebih dari satu ton beras di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat (4/3).

Dalam kegiatan pengawasan itu petugas menemukan 41 kotak beras merek Royal Feast dengan total berat sekitar 1.025 kilogram yang diduga berasal dari Malaysia dan akan dimasukkan ke wilayah Indonesia melalui jalur tikus perbatasan. 

Kepala Kantor Bea Cukai Entikong, Rudi Endro Pratikto, menyampaikan bahwa pengungkapan tersebut merupakan hasil sinergi patroli gabungan lintas instansi yang secara rutin dilakukan untuk memperkuat pengawasan di wilayah perbatasan. 

“Patroli bersama ini merupakan langkah strategis untuk mencegah masuknya barang secara ilegal melalui jalur tidak resmi di kawasan perbatasan,” ujarnya. 

Patroli gabungan tersebut melibatkan sejumlah instansi, antara lain Satgas Pamtas RI-Malaysia Batalyon Arhanud 1/PBC/1 Kostrad, BAIS TNI, SGI TNI, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan, Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) PLBN Entikong, Polsek Entikong, personel BIN, serta Bea Cukai Entikong. 

Kegiatan difokuskan pada pengawasan jalur-jalur tidak resmi yang kerap dimanfaatkan sebagai akses penyelundupan barang dari wilayah Malaysia ke Indonesia. 

Sekitar pukul 10.00 WIB, tim patroli menemukan tumpukan barang tanpa pemilik di jalur tidak resmi sektor kanan PLBN Entikong. 

Setelah dilakukan pemeriksaan awal, diketahui barang tersebut berupa 41 kotak beras merek Royal Feast yang diproduksi di Thailand. 

Patroli gabungan Bea Cukai bersama berbagai instansi terkait mengungkap dugaan penyelundupan lebih dari satu ton beras.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|