jpnn.com - JAKARTA - Ketua Umum Jarnas for Prabowo-Gibran, H. Nasarudin merespons kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Paripurna DPR RI penyampaian Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN Tahun 2027, Rabu, (20/5).
Kehadiran ini menjadi yang pertama kalinya dilakukan seorang presiden dalam sidang paripurna penyampaian nota keuangan dan arah kebijakan fiskal negara.
Nasarudin menyebutkan momen tersebut bersejarah dan menunjukkan penghormatan presiden kepada DPR sebagai representasi rakyat.
“Paripurna hari ini sangat spesial dan bersejarah. Baru pertama kali dalam sejarah Presiden Republik Indonesia hadir langsung menyampaikan KEM-PPKF RAPBN di hadapan parlemen,” kata Nasarudin, Rabu (20/5).
Menurutnya, keberanian Presiden Prabowo tampil langsung di tengah situasi geopolitik global yang penuh tekanan, ancaman krisis ekonomi dunia, serta nilai tukar rupiah yang masih berfluktuasi, mencerminkan kepemimpinan yang bertanggung jawab dan terbuka kepada publik.
“Di tengah kondisi global yang tidak mudah, Presiden Prabowo hadir langsung memberikan penjelasan kepada DPR sebagai lembaga yang mewakili lebih dari 270 juta rakyat Indonesia. Ini menunjukkan jiwa kepemimpinan yang kuat, transparan, dan penuh tanggung jawab,” lanjutnya.
Nasarudin menyoroti pidato presiden yang menegaskan arah besar pembangunan nasional.
Dia menjelaskan target pertumbuhan ekonomi menuju 8 persen, penguatan nilai rupiah, pengendalian inflasi, dan kebijakan strategis pengelolaan sumber daya alam menjadi poin utama yang disampaikan.

1 hour ago
2





















































