jpnn.com, JAKARTA - Beredar informasi rumah peninggalan Pahlawan Nasional Indonesia Prof. Dr. Sardjito di Jalan Cik Di Tirto, Terban, Yogyakarta, dijual oleh pihak keluarga.
Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan bahwa pihaknya akan memastikan status bangunan hingga informasi lainnya.
“Karena itu milik pribadi, tentu kami tidak mempunyai kewenangan, kecuali itu cagar budaya. Kami berharap mungkin ada yang tertarik untuk memilikinya sehingga menjadikan itu misalnya ruang publik, seperti museum dan semacam itu. Coba nanti akan kami lihat,” kata Fadli di Jakarta, Rabu.
Fadli mengakui bahwa pihaknya belum menerima informasi secara lengkap terkait kabar tersebut.
“Nanti akan kami cek dulu ya, kami belum dapat informasi yang utuh,” katanya.
Sebelumnya, dikabarkan bahwa pihak keluarga pahlawan nasional sekaligus rektor pertama Universitas Gadjah Mada Prof. Dr. Sardjito menjual rumah peninggalan yang berada di Jalan Cik Di Tirto, Terban, Yogyakarta.
Adapun rumah dengan arsitektur jengki itu diketahui berlokasi tidak jauh dari kampus UGM serta memiliki koleksi yang bersejarah milik sang pahlawan nasional.
Diketahui selain mebel atau furnitur, juga tersimpan buku-buku hingga koleksi keris yang tersimpan rapih di dalam rumah yang memiliki luas tanah 1.206 meter persegi dengan luas bangunan 800 meter persegi.

2 hours ago
2





















































