Bola.com, Jakarta - Bagi Timnas Indonesia U-17, Thailand U-17, Vietnam U-17, Australia U-17, dan Myanmar U-17 pentas Piala AFF U-17 2026 di Gresik dan Sidoarjo jadi sarana pemantapan skuat menuju Piala Asia U-17 Arab Saudi yang digelar 7-22 Mei mendatang.
Namun siapa sangka, Thailand dan Myanmar sudah dipastikan harus jadi penonton babak semifinal Piala AFF U-17 2026. Australia U-17 dan Laos U-17 lebih dulu memastikan tiket ke putaran empat besar.
Namun performa Laos U-17 sangat menarik untuk dikupas. Tim polesan pelatih Supachai Klangkrasae ini jadi kuda hitam yang sukses mengubur mimpi Thailand U-17 dan Myanmar U-17 yang notabene adalah peserta Piala Asia U-17 mendatang di Arab Saudi.
Laos U-17 keluar sebagai juara Grup B tanpa kekalahan dengan total poin tujuh dari hasil imbang tanpa gol kontra Myanmar U-17 serta mengalahkan Filipina U-17 dengan skor 4-3, dan Thailand 3-2.
Sebelum turnamen dimulai, Supachai Klangkrasae telah memprediksi persaingan Grup B bakal sangat ketat, karena dia menilai kualitas tim relatif merata.
Arsitek asal Thailand itu menegaskan faktor mental dan semangat juang akan menjadi kunci bagi Laos U-17 untuk bisa bersaing. “Tantangan terbesar bagi saya adalah melawan Thailand,” ujarnya.
Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, memastikan kondisi mental pemain telah pulih jelang laga penentuan melawan Vietnam U-17 di ajang Piala AFF U-17 2026, setelah sebelumnya kalah dari Malaysia, dengan target meraih kemenangan demi ...
Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)
Spesialis Comeback
Dua kemenangan Laos U-17 diraih secara heroik setelah berhasil comeback dari ketinggalan gol atas Filipina U-17 dan Thailand U-17.
Di tangan Supachai Klangkrasae, pemain Laos U-17 bermain dengan semangat khas Elephant Wars dibanding Thailand U-17 sebagai pemilik julukan tersebut.
Piala AFF U-17 2026 ini seolah jadi pembuktian dan pelipur lara bagi anak-anak muda Laos U-17 yang gagal melangkah ke Piala Asia U-17.
Pada babak Kualifikasi Piala Asia U-17 di Kirgistan pada November tahun lalu, Laos U-17 menempati urutan ketiga di bawah Yaman U-17 dan Pakistan U-17.
Poin sembilan yang dikoleksi Laos U-17 sejajar dengan milik Pakistan U-17 dan Kirgistan U-17. Mereka tiga kali menang atas Guam U-17 dengan skor 8-0, Kamboja 5-1 dan Pakistan 2-1. Laos U-17 dua kali dibekuk Kirgistan 2-3 dan Yaman 2-4.
Tunggu Lawan di Semifinal
Laos U-17 sedang menunggu calon lawan di babak semifinal Piala AFF U-17 2026 berstatus runner-up terbaik dari Grup A yang baru ditentukan pada Minggu (19/4/2026). Vietnam U-17, Malaysia U-17, dan Timnas Indonesia U-17 berpotensi jadi penantang Laos U-17.
Peluang Timnas Indonesia U-17 jadi seteru Laos U-17 sangat tipis, karena anak asuh Kurniawan Dwi Yulianto akan menghadapi Vietnam U-17. Sedangkan Malaysia U-17 diprediksi bakal menang mudah atas tim terlemah di Grup A yakni Timor Leste U-17.
Pertandingan sangat seru, jika Vietnam U-17 jadi rival Laos U-17 di babak semifinal atau final Piala AFF U-17. Andai mereka berhasil menundukkan Vietnam U-17, maka Laos U-17 berhasil mempermalukan tiga kontestan Piala Asia U-17 sekaligus.

2 months ago
63
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523025/original/069777100_1772785876-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5056854/original/023892900_1734564685-KIM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8489277/original/039497600_1782402982-Pre-Season_Check._____Persija.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4909059/original/034976800_1722766959-Persebaya_Surabaya_-_Ilustrasi_Logo_Persebaya_Surabaya_2024_copy.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3202958/original/062911200_1596893908-Persijap_Jepara.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3316730/original/023310000_1607256080-000_E36DO.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4365429/original/005660700_1679310133-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5309910/original/042479900_1754644107-1000262607.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5275781/original/044615900_1751914648-PSS.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1556073/original/002500100_1579853353-Bali_United.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5539833/original/090201100_1774627160-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4146322/original/049444800_1662308599-297296083_1245880829502383_867583070061214851_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5270079/original/054904700_1751377514-przybek_01072025_sut_204822deeb.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5469502/original/063049800_1768124465-20260111AA_BRI_Super_League_Persib_Bandung_vs_Persija_Jakarta-06.JPG)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5174312/original/060668000_1742914645-Timnas_Indonesia_vs_Bahrain-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8414639/original/009924200_1782299298-1000122526.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8285607/original/068901800_1782144791-1000122366.jpg)













:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364450/original/049240400_1759113678-allano.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518117/original/054027000_1772464500-rivera.jpg)






:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5504493/original/054488000_1771238831-Persita_Tangerang_Vs_PSBS_Biak-4.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518312/original/099191500_1772505014-persebaya.jpg)

