Korban Tewas Akibat Operasi Militer AS di Venezuela Bertambah Jadi 80 orang

1 day ago 7

Korban Tewas Akibat Operasi Militer AS di Venezuela Bertambah Jadi 80 orang

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Sebuah konvoi pengangkut kendaraan lapis baja melintasi kawasan Manhattan di tengah peningkatan langkah pengamanan menyusul penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro, di New York City, Amerika Serikat, pada 3 Januari 2026. (Antara/Anadolu)

jpnn.com - WASHINGTON - The New York Times, Minggu (4/1), melaporkan bahwa jumlah korban tewas akibat operasi militer Amerika Serikat (AS) di Venezuela pada Sabtu (3/1) bertambah menjadi 80 orang.

Mengutip seorang pejabat senior Venezuela, media tersebut menyebutkan angka korban masih berpotensi bertambah.

Sebelumnya, Menteri Pertahanan Venezuela Vladimir Padrino menyatakan sebagian besar tim pengamanan Presiden Venezuela Nicolas Maduro tewas dalam operasi militer AS itu.

Namun, dia tidak memerinci jumlah pasti korban.  

Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa tindakan militer Amerika Serikat di Venezuela berujung pada penangkapan Presiden Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores.

Trump juga menyatakan akan menegaskan kendali AS atas Venezuela untuk sementara waktu, termasuk dengan mengerahkan pasukan jika diperlukan.

Maduro dan istrinya tiba di New York pada Sabtu malam dan kini ditahan di Metropolitan Detention Center, Brooklyn.

Keduanya menghadapi dakwaan federal di Amerika Serikat terkait perdagangan narkoba, serta dugaan kerja sama dengan kelompok kriminal yang ditetapkan sebagai organisasi teroris.

Korban tewas akibat operasi militer AS di Venezuela menjadi 80 orang. Sebagian besar tim pengamanan Presiden Nicolas Maduro tewas.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|