jpnn.com - TANJUNGPINANG - Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Zudan Arif Fakrulloh menjelaskan mengenai peran penting Aparatur Sipil Negara (ASN).
Diketahui, ASN terdiri dari PNS, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), dan PPPK Paruh Waktu yang bersifat sementara sebelum diangkat menjadi pegawai penuh waktu.
Prof Zudan mengatakan, ASN menjadi mesin yang menggerakkan roda pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di tanah air.
Menurut Prof Zudan, pertumbuhan ekonomi salah satunya dipengaruhi peran ASN dalam mengeksekusi APBN dan APBD sebagai instrumen fiskal yang mendorong daya ekonomi serta pembangunan.
"APBN kita sekitar Rp3.000 triliun, sedangkan APBD sekitar Rp1.300 triliun. Uang negara ini dieksekusi oleh ASN, Sekda, Kepala Dinas, Kepala Bagian, Kepala Bidang sampai level Camat dan Lurah," kata Prof Zudan saat menghadiri penandatanganan komitmen bersama pembangunan dan penerapan manajemen talenta di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Kota Tanjungpinang, Senin (12/1).
Dalam kesempatan ini, ia juga mengapresiasi peran ASN yang ikut mendorong pertumbuhan dan kemajuan Kepri dari waktu ke waktu.
Dia menyebut saat ini jumlah ASN yang terdiri dari PNS dan PPPK di Indonesia sudah bertambah menjadi 6,5 juta orang, dari setahun sebelumnya yang sebanyak 4,7 juta orang.
Zudan juga mengingatkan ASN harus berada dalam satu barisan mewujudkan visi-misi Asta Cita Presiden Prabowo yang diimplementasikan melalui pencapaian visi-misi kepala daerah, baik gubernur, bupati dan wali kota.

3 hours ago
2





















































