Indonesia Buka Peluang Evaluasi Keanggotaannya di Board of Peace

13 hours ago 2

Indonesia Buka Peluang Evaluasi Keanggotaannya di Board of Peace

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Menteri Luar Negeri Sugiono. Foto: Chalinee Thirasupa/Pool/AFP

jpnn.com - JAKARTA - Menteri Luar Negeri Sugiono mengungkap bahwa pemerintah bisa mengevaluasi keikutsertaan dalam Dewan Perdamaian (Board of Peace), apabila forum tersebut tidak sejalan dengan tujuan utama Indonesia, yakni menciptakan perdamaian dan kemerdekaan di Palestina.

Sugiono menyampaikan hal itu tak lama setelah Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan para pemimpin dan tokoh-tokoh Islam di Istana Negara, Jakarta Pusat pada Selasa (3/2).

Pertemuan tersebut membahas perkembangan situasi geopolitik global, khususnya keanggotaan Indonesia di Board of Peace.

“Kalau memang tidak sesuai dengan apa yang dinginkan, yaitu situasi damai di Gaza, damai di Palestina, dan pada akhirnya kemerdekaan serta kedaulatan Palestina, tentu itu menjadi bahan evaluasi,” ujar Sugiono.

Menurut dia, Prabowo secara langsung meluruskan sejumlah persepsi publik terkait keikutsertaan Indonesia di forum tersebut.

Prabowo bilang, keanggotaan itu sebagai bagian dari komitmen untuk mendorong perdamaian di Timur Tengah, khususnya di Gaza.

Sugiono menegaskan, tujuan utama diplomasi Indonesia tetap pada solusi dua negara (two-state solution).

“Trajektori yang ingin dicapai jelas. Koridor-koridornya ada di situ, yaitu perdamaian dan kemerdekaan Palestina,” kata Sugiono.

Sugiono menyampaikan hal itu tak lama setelah Prabowo menggelar pertemuan dengan tokoh-tokoh Islam.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|