Hutan Terbakar, Masa Depan Indonesia Ikut Terbakar

1 hour ago 2

Oleh: Prof. Dr. Ir. H. Abdul Hamid, M.P - Pakar Kebijakan Publik Bidang Kehutanan, Lingkungan dan Pertanian

Hutan Terbakar, Masa Depan Indonesia Ikut Terbakar

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Pakar Kebijakan Publik Bidang Kehutanan, Lingkungan dan Pertanian, Prof. Dr. Ir. H. Abdul Hamid, M.P. Foto: Dokumentasi pribadi

jpnn.com - Ada sebuah kenyataan yang sering kita lupakan: api dapat dipadamkan dalam hitungan jam atau hari, tetapi hutan yang rusak mungkin membutuhkan puluhan bahkan hingga seratus tahun untuk pulih.

Oleh karena itu, ketika kita melihat berita kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di berbagai daerah Indonesia, jangan hanya melihatnya sebagai berita tentang api, asap dan hektare lahan yang terbakar.

Kita harus melihatnya sebagai alarm keras tentang masa depan lingkungan Indonesia.

Pemberitaan Tirto.id yang mengangkat pandangan sejumlah profesor dan pakar tentang pemulihan hutan pascakarhutla yang dapat membutuhkan waktu hingga 100 tahun seharusnya menjadi momentum untuk mengubah cara pandang kita.

Karhutla Bukan Sekadar Pohon yang Terbakar

Ketika hutan terbakar, yang hilang bukan hanya batang dan daun.

Kita kehilangan habitat satwa, keanekaragaman hayati, kesuburan tanah, kemampuan hutan menyimpan air, fungsi perlindungan daerah aliran sungai, serta kemampuan ekosistem menyerap karbon.

Masyarakat pun ikut menanggung akibatnya.

Karhutla di berbagai daerah Indonesia, jangan hanya melihatnya sebagai berita tentang api, asap dan hektare lahan yang terbakar.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|