Hotel Kampoeng Indonesia Kini Hadir di Kawasan Religi Uzbekistan

4 hours ago 4

Hotel Kampoeng Indonesia Kini Hadir di Kawasan Religi Uzbekistan

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Soft Opening Hotel Kampoeng Indonesia di kawasan kompleks memorial Imam Bukhari Memorial Complex, salah satu destinasi religi yang tengah berkembang pesat di Samarkand. Foto dok EGI Resources

jpnn.com - Hotel Kampoeng Indonesia melakukan soft opening di kawasan kompleks memorial Imam Bukhari Memorial Complex, salah satu destinasi religi yang tengah berkembang pesat di Samarkand.

Soft opening Hotel Kampoeng Indonesia ditandai dengan prosesi pemotongan pita yang dilakukan oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Uzbekistan Siti Ruhaini Dzuhayatin, Wakil Gubernur Samarkand Rustam Kobilov, serta CEO EGI Resources Erslan Gazali Ibrahim.

Siti menuturkan kehadiran hotel bintang tiga ini menandai langkah strategis sebagai properti perhotelan pertama yang beroperasi di kawasan tersebut, yang semakin ramai dikunjungi peziarah dari berbagai negara.

Selain memberikan kontribusi ekonomi, hotel yang dimiliki oleh pengusaha Indonesia ini dinilai menjadi simbol penguatan hubungan bilateral antara Indonesia dan Uzbekistan, khususnya di sektor pariwisata dan investasi.

Kompleks memorial Imam Bukhari berdiri di atas lahan seluas 45 hektare dan telah berkembang menjadi ikon baru di Samarkand, dengan kapasitas kunjungan mencapai puluhan ribu orang per hari.

Potensi ini menjadikan kawasan tersebut sebagai salah satu pusat pertumbuhan wisata religi di kawasan Asia Tengah.

Acara pembukaan menampilkan kekayaan budaya Indonesia, mulai dari tari Legong, tarian nusantara, hingga pertunjukan angklung yang interaktif.

"Kehadiran Hotel Kampoeng Indonesia menjadi bagian dari komitmen EGI Resources dalam memperluas jaringan bisnis di kancah internasional," ujar Erslan.

Hotel Kampoeng Indonesia diharapkan bisa menjadi pilihan utama bagi wisatawan Indonesia sekaligus memperkuat kehadiran identitas budaya Indonesia.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|