Ketidakpastian Geopolitik Global Meningkat, Analis Buka-bukaan soal Kondisi Rupiah

4 hours ago 5

Ketidakpastian Geopolitik Global Meningkat, Analis Buka-bukaan soal Kondisi Rupiah

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan pelemahan rupiah masih dibayangi eskalasi perang AS dengan Iran. Ilustrasi - rupiah dan dolar. Foto: JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan pelemahan rupiah pada Senin pagi dipicu ancaman Presiden AS Donald Trump untuk menutup Selat Hormuz.

Seperti diketahui, nilai tukar rupiah pada Senin pagi melemah 17 poin atau 0,10 persen menjadi Rp 17.121 per USD dari penutupan sebelumnya di level Rp 17.104 per USD.

“Rupiah diperkirakan melemah terhadap USD di tengah meningkatnya ketidakpastian seputar geopolitik di Timteng (Timur Tengah) menyusul ancaman Trump untuk menutup Selat Hormuz setelah perundingan yang gagal dengan Iran,” ucap Lukman di Jakarta, Senin.

Mengutip Sputnik, Trump menyatakan AS akan segera memulai blokade angkatan laut di Selat Hormuz untuk mencegah Iran melakukan apa yang disebutnya sebagai "pemerasan".

Trump menambahkan Angkatan Laut AS akan memblokade semua kapal yang mencoba masuk atau keluar dari Selat Hormuz hingga semua pihak diizinkan masuk dan keluar.

Berdasarkan pernyataan Ketua Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Iran Ebrahim Aziz, setiap kapal yang melintasi Selat Hormuz akan diwajibkan membayar pungutan.

Pemerintah Iran merasa harus menetapkan sistem pengelolaan dan pengendalian untuk Selat Hormuz dan Teluk Persia. Karena itu, setiap kapal yang ingin masuk berdasarkan kepentingan nasional Iran harus membayar pungutan.

“Apabila situasi di Timteng tidak membaik maka harga diperkirakan akan terus melambung dan meningkatkan prospek kenaikan suku bunga oleh The Fed,” kata Lukman.

Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan pelemahan rupiah pada Senin pagi dipicu ancaman Presiden AS Donald Trump untuk menutup Selat Horm

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|