Warga 9 Kecamatan Kabupaten Bekasi Terdampak Kekeringan, Lihat Itu

1 day ago 7

Warga 9 Kecamatan Kabupaten Bekasi Terdampak Kekeringan, Lihat Itu

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

BPBD Kabupaten Bekasi mendistribusikan bantuan air bersih di Desa Medalkrisna, Kecamatan Bojongmangu, Selasa (27/7/2026). Foto: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah

jpnn.com - BEKASI – Warga di sembilan kecamatan wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, terancam krisis air bersih dampak kekeringan.

Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Bekasi telah menyalurkan 2,78 juta liter air kepada warga terdampak kekeringan di sembilan wilayah kecamatan sebagai langkah strategis mencegah krisis air bersih sejak kemarau melanda daerah itu pada awal Juni 2026.

"Distribusi sejak 10 Juni 2026 dan terus dilakukan secara intensif ke wilayah-wilayah terdampak. Dari data kami per Senin 27 Juli pukul 22.00 WIB, total air bersih yang telah disalurkan mencapai 2.786.300 liter," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi Muchlis di Cikarang, Selasa (28/7).

Dia menjelaskan distribusi menyasar 80 titik lokasi krisis air bersih yang tersebar di 21 desa pada sembilan wilayah kecamatan, dengan jumlah warga terdampak sebanyak 9.537 Kepala Keluarga (KK) atau 28.450 jiwa.

Sebaran wilayah terdampak kekeringan mencakup Kecamatan Cibarusah, Serang Baru, Bojongmangu, Cikarang Selatan, Pebayuran, Sukatani, Cabangbungin, Babelan, dan Kecamatan Tarumajaya.

Di Kecamatan Cibarusah, ada 20 titik terdampak kekeringan yang tersebar di Desa Ridogalih, Ridomanah, Cibarusah Jaya, Cibarusah Kota dan Sirnajati.

Sebanyak 13 titik berlokasi di Kecamatan Serang Baru meliputi Desa Nagasari, Nagacipta, dan Sukasari.

Selanjutnya Kecamatan Bojongmangu dengan total 30 titik terdampak yang tersebar di Desa Sukabungah, Medalkrisna, Karangmulya, Sukamukti, Karang Indah, dan Desa Bojongmangu.

Berikut ini 9 kecamatan di Kabupaten Bekasi yang warganya mengalami krisis air bersih dampak kekeringan.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|