jpnn.com, JAKARTA - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali memperoleh pengakuan publik.
Survei terbaru Arus Survei Indonesia (ASI) menempatkan MBG sebagai program prioritas pemerintah yang dinilai paling tepat sasaran dan paling dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Direktur Eksekutif ASI Ali Rifan mengatakan hasil survei menunjukkan MBG memperoleh tingkat penerimaan yang kuat karena manfaat program dapat dirasakan langsung oleh kelompok sasaran.
“Sedangkan program prioritas yang paling tepat sasaran, berikut urutan tiga besarnya. Makan Bergizi Gratis atau MBG 40,8 persen, Cek Kesehatan Gratis 18,7 persen, dan Sekolah Rakyat 9,8 persen,” kata Ali.
Survei tersebut dilaksanakan secara tatap muka pada 23–29 Juli 2026 dengan melibatkan 1.200 responden yang tersebar di 38 provinsi. Menurut Ali, hasil itu menunjukkan bahwa MBG tidak berhenti sebagai janji kebijakan, tetapi telah dirasakan secara nyata oleh masyarakat.
Capaian tersebut sekaligus memperlihatkan kuatnya fondasi penerimaan sosial terhadap MBG. Namun, kepercayaan publik perlu terus dijaga melalui pelaksanaan yang tepat sasaran, transparan, dan konsisten dalam memenuhi standar mutu.
Ali berharap pengawasan terhadap MBG terus diperkuat agar tren positif tersebut dapat dipertahankan dan program memberikan dampak yang semakin luas bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Sejalan dengan itu, Pakar Gizi Universitas Tadulako Prof Nurudin Rahman menilai keamanan pangan harus menjadi salah satu tolok ukur utama keberhasilan MBG. Menurutnya, besarnya manfaat dan penerimaan publik perlu diikuti dengan jaminan bahwa makanan yang diterima masyarakat bergizi, berkualitas, dan aman dikonsumsi.

1 hour ago
1





















































