jpnn.com, JAKARTA - Aktris Laura Basuki mengungkap pengalaman saat memerankan karakter Agnes dalam film Memburu Pemangsa.
Saat pertama kali membaca skenario, dia langsung menyoroti dua sisi dari karakter yang dimainkannya, yakni ketajaman insting sebagai jurnalis dan sisi emosional sebagai seorang ibu yang baru saja kehilangan anak.
“Waktu pertama kali baca skenarionya, ada dua hal yang aku highlight dari Agnes ini, dari ketajaman insting dia sebagai jurnalis dan sisi emosional dia sebagai ibu yang baru saja kehilangan anaknya,” kata Laura Basuki saat konferensi pers di kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (21/9).
Perempuan kelahiran Jakarta, 9 Januari 1988, itu mengaku banyak berdiskusi dengan sutradara Umay Shahab mengenai cara menampilkan adegan ketika Agnes mengalami kesurupan maupun saat menghadapi berbagai siksaan.
Menurut Laura Basuki, adegan tersebut tidak hanya ingin menampilkan sisi horor, tetapi juga menghadirkan kengerian dan ancaman yang terasa nyata bagi penonton.
“Jadi, aku banyak diskusi dengan Umay, gimana mau menampilkan adegan-adegan terutama ketika lagi kesurupan atau ketika siksaannya lagi muncul. Aku penginnya enggak cuma menampilkan sisi horor saja, tapi gimana caranya menampilkan kengerian yang real, ancaman yang real,” tuturnya.
Dalam proses syuting, Laura Basuki juga harus menyesuaikan diri dengan berbagai persiapan teknis, termasuk koreografi dan blocking bersama para pemain lainnya.
Menariknya, dia menjadi salah satu pemain yang terakhir bergabung dalam film Memburu Pemangsa.

1 hour ago
1





















































