Harga Timah Melonjak 34,7 Persen Dongkrak Hilirisasi Industri Nasional

4 hours ago 3

Harga Timah Melonjak 34,7 Persen Dongkrak Hilirisasi Industri Nasional

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Kenaikan harga timah dunia sepanjang kuartal I 2026 yang melonjak hingga 34,7 persen mendongkrak hilirisasi industri timah nasional. Ilustrasi. Foto: Dok. PT Timah

jpnn.com, JAKARTA - Kenaikan harga timah dunia sepanjang kuartal I 2026 memberikan dorongan kuat bagi kinerja industri timah nasional sekaligus membuka peluang percepatan hilirisasi.

Harga rata-rata logam timah Cash Settlement Price (CSP) di London Metal Exchange (LME) pada periode tersebut tercatat sebesar USD 48.679,68 per metrik ton, melonjak 34,7 persen dibandingkan kuartal I 2025 yang berada di level USD 36.134,37 per metrik ton.

Dari sisi permintaan, struktur konsumsi timah global menunjukkan tren positif.

Sekitar 50 persen konsumsi ditopang oleh segmen solder yang erat kaitannya dengan industri semikonduktor dan elektronik.

Prospek segmen ini dinilai tetap kuat didorong oleh tren jangka panjang, seperti percepatan adopsi kecerdasan buatan (AI), ekspansi pusat data, pengembangan penyimpanan energi, serta peningkatan investasi pada infrastruktur kelistrikan.

Dinamika ini menjadi peluang strategis bagi penguatan industri timah nasional, khususnya dalam mendorong pengembangan sektor hilir.

Berdasarkan CRU Tin Monitor, produksi logam timah global pada kuartal I 2026 mencapai 90.645 ton, sementara konsumsi diperkirakan sebesar 89.036 ton, mencerminkan keseimbangan pasar yang relatif solid.

Sejalan dengan kondisi tersebut, PT Timah (Persero) Tbk (TINS) yang merupakan Anggota Holding Industri Pertambangan MIND ID mencatat kinerja yang signifikan.

Kenaikan harga timah dunia sepanjang kuartal I 2026 yang melonjak hingga 34,7 persen mendongkrak hilirisasi industri timah nasional

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|