jpnn.com, TOBA - Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Toba menyambut dengan penuh sukacita dan mendukung langkah strategis GMKI membidik posisi tuan rumah Majelis Umum World Student Christian Federation (WSCF).
Penegasan tersebut disampaikan Ketua GMKI Cabang Toba Togi Siahaan S.Ag merespons pernyataan Sekretaris Umum Pengurus Pusat GMKI Jessica Esther Warrouw yang menyampaikan Indonesia merupakan kandidat terkuat untuk forum tertinggi Mahasiswa Kristen dunia.
Sebagai organisasi kemahasiswaan yang telah berdiri sejak 1950 dan memiliki jejaring internasional melalui WSCF, GMKI terus menunjukkan eksistensinya sebagai gerakan kader yang tidak hanya berakar kuat di Indonesia, tetapi juga aktif dalam dinamika global.

Hal ini sejalan dengan semangat oikumenis dan panggilan pelayanan GMKI di tengah gereja, perguruan tinggi, dan masyarakat.
Togi mengatakan upaya GMKI untuk membawa Majelis Umum WSCF ke Indonesia bukan sekadar agenda organisatoris.
Namun, Togi menilai itu merupakan momentum strategis untuk menghadirkan Indonesia sebagai pusat dialog iman, intelektualitas, dan gerakan mahasiswa Kristen dunia.
Selain itu, memperkuat peran generasi muda dalam isu-isu global seperti keadilan sosial, perdamaian, dan keutuhan ciptaan, serta menunjukkan kapasitas kader GMKI sebagai agen perubahan yang berdaya saing secara internasional.
"Kami percaya langkah ini merupakan bagian dari panggilan besar GMKI untuk terus menghadirkan nilai-nilai kasih, keadilan, dan kebenaran di tengah dunia yang terus berubah" ujar Togi.
Togi juga menegaskan momentum ini adalah peluang emas bagi Indonesia untuk menunjukkan eksistensinya di panggung oikumenis global.
Sebagai bagian dari organisasi ini, Togi menyampaikan GMKI Cabang Toba menyatakan dukungan penuh terhadap setiap upaya Pengurus Pusat GMKI dalam memperjuangkan kepercayaan global tersebut dan siap mengkawal agenda tersebut.
"Kami mendukung penuh langkah Pengurus Pusat GMKI dan juga siap berkontribusi secara aktif dalam menyukseskan agenda Majelis Umum WSCF di Indonesia," tegas Togi.
Menurut Togi, kehadiran perwakilan dari 150 negara di tanah air akan menjadi catatan sejarah penting bagi Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia.
GMKI Toba menilai hal ini bukan sekedar pertemuan rutin, melainkan menjadi jembatan diplomasi pemuda dan intelektual Kristen Indonesia dengan dunia Internasional.
"Danau Toba siap menyambut 150 negara anggota WSCF, dan siap mensukseskan apabila Indonesia terpilih sebagai tuan rumah," tegas Yogi kembali. (mar1/jpnn)

10 hours ago
2





















































