jpnn.com, MATARAM - Seorang warga Petemon, Kelurahan Pagutan, Mataram, Nusa Tenggara Barat, mengalami pengeroyokan.
Pelaku enam remaja Peresak telah diamankan Polresta Mataram.
"Untuk mencegah gangguan semakin meluas, enam orang yang diduga terlibat sudah kami amankan," kata Kepala Polresta Mataram Kombes Hendro Purwoko, Senin.
Dalam upaya mencegah hal-hal yang tidak diinginkan di wilayah hukum Polsek Mataram tersebut, enam terduga pelaku pengeroyokan kini dibawa ke Unit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Satuan Reserse Kriminal Polresta Mataram.
"Kami akan proses sesuai aturan yang berlaku. Jika korban nantinya tetap ingin melanjutkan, proses hukum tetap akan dilakukan," ujarnya.
Dalam penanganan persoalan ini, kepolisian telah menempuh upaya mediasi dengan menghadirkan kedua belah pihak yang bersitegang di Mapolsek Mataram. Turut hadir sejumlah tokoh masyarakat dari kedua lingkungan.
Menurut hasil laporan kepolisian, persoalan yang terjadi pada Minggu (22/3) tersebut bermula dari kesalahpahaman.
Saat itu, sekitar pukul 17.30 wita korban menggunakan kendaraan roda dua bersama istri melintas di Jalan Bung Karno, Kelurahan Pagutan.

3 hours ago
5


















































