Dunia Hari Ini: Gerhana Bulan Total Menerangi Langit Australia

3 hours ago 2

 Gerhana Bulan Total Menerangi Langit Australia

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Bulan berwarna merah jingga ini diabadikan dari Perth. (ABC News: Andrew O'Connor)

Dunia Hari Ini kembali dengan laporan berita pilihan yang terjadi di berbagai negara dalam 24 jam terakhir. 

Laporan utama edisi Rabu, 4 Maret 2026, kami hadirkan dari Australia.

Penampakan bulan berdarah di Australia

Para pengamat bintang berbondong-bondong keluar kemarin malam (03/03) untuk melihat Bulan yang diwarnai dengan rona merah-oranye dalam kesempatan terakhir mereka untuk melihat gerhana bulan total selama hampir tiga tahun.

Perth dan bagian selatan Australia Barat merupakan tempat terbaik di Australia untuk melihat bulan berdarah (blood moon).

Gerhana tersebut berlangsung total selama sekitar satu jam mulai pukul 7 malam di Australia Barat, mengubah Bulan dari warna netral normalnya menjadi merah-oranye yang hangat.

Menurut astrofisikawan Graham Jones, peristiwa ini menandai berakhirnya serangkaian gerhana bulan, dan titik balik menuju lebih banyak gerhana matahari dalam beberapa tahun ke depan.

"Kita melihat pola dalam gerhana di mana selama beberapa tahun kita mendapatkan serangkaian gerhana bulan besar yang sangat bagus, dan kemudian keseimbangan bergeser menjadi beberapa tahun gerhana matahari yang sangat bagus," katanya.

'Israel terus membombardir Iran'

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan Israel terus membombardir Iran.

Warga Australia yang memandang ke langit pada Selasa malam (03/03) menyaksikan Bulan berubah warna menjadi merah-oranye, dalam gerhana bulan total terakhir hingga tahun 2029

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|