jpnn.com, BAKAUHENI - Arus mudik Lebaran selalu menjadi momentum besar bagi mobilitas masyarakat lintas pulau.
Di lintasan penyeberangan tersibuk nasional Bakauheni–Merak, lonjakan pergerakan diproyeksikan kembali terjadi pada Angkutan Lebaran 2026 atau 1447 H.
Berdasarkan proyeksi operasional, sebanyak 108.952 penumpang pejalan kaki dan 353.901 kendaraan diperkirakan akan menyeberang melalui Pelabuhan Bakauheni menuju Merak selama periode layanan tahun ini.

Sebanyak 108.952 penumpang pejalan kaki dan 353.901 kendaraan diperkirakan akan menyeberang melalui Pelabuhan Bakauheni menuju Merak. Foto: Dokumentasi ASDP
Lintasan yang menghubungkan Pulau Sumatra dan Jawa tersebut merupakan jalur vital dalam mendukung mobilitas masyarakat sekaligus distribusi logistik nasional.
Karena itu, kelancaran operasional penyeberangan tidak hanya bergantung pada kesiapan operator, tetapi juga pada sinergi kuat antara regulator, operator, serta seluruh pemangku kepentingan di pelabuhan.
Pada Angkutan Lebaran 2026, sebanyak 57 unit kapal siap beroperasi melayani penyeberangan di lintasan utama Bakauheni–Merak.
Dengan armada tersebut, selama periode layanan diproyeksikan akan berlangsung 2.949 trip kapal untuk mengakomodasi tingginya mobilitas masyarakat pada masa mudik dan arus balik.

4 days ago
4





















































