jpnn.com, JAKARTA - Tim Dewa United akan melakukan mediasi dengan Bhayangkara Presisi Lampung FC buntut dari keributan pada laga Elite Pro Academy (EPA) U-20 2025/26.
“Insyaallah besok (hari ini, red) pukul 15.00 di Dewa United Arena akan dilakukan mediasi antara tim Bhayangkara U20 dengan tim Dewa United U20 terkait insiden yang terjadi di Semarang,” bunyi pengumuman manajemen Dewa United, Selasa.
Dengan adanya mediasi membuat tampaknya manajemen tim berjuluk Anak Dewa tersebut urung membawa masalah tersebut ke ranah hukum.
Pada awalnya Presiden Dewa United Ardian Satya Negara akan mengambil langkah konkret sebagai bentuk respons atas insiden tersebut.
“Manajemen Dewa United akan secara resmi melayangkan protes kepada operator liga serta mendorong adanya investigasi dan sanksi tegas,” katanya.
“Selain itu, kami juga akan menempuh jalur hukum terhadap seluruh pihak yang terbukti terlibat dalam tindakan kekerasan ini," ungkap Adrian.
Laga EPA 2025/26 mempertemukan Dewa United melawan Bhayangkara FC berakhir dengan sedikit kericuhan.
Pemain Bhayangkara, Fadly Alberto melakukan tindakan tidak terpuji dengan menendang pemain Dewa United Nur Cholis sampai tersungkur.

6 hours ago
6





















































