Bola.com, Jakarta - Legenda hidup sepak bola Brasil, Ronaldo, membeberkan alasannya memilih potongan rambut kuncung di Piala Dunia 2002. Dengan nada bercanda, pria yang kini berusia 49 tahun itu pun mengaku saat itu sedang bodoh.
Ronaldo menjadi bintang paling bersinar di Piala Dunia 2002. Mantan pemain Real Madrid tersebut berhasil mendulang delapan gol dan meraih status top skorer di turnamen itu pada 2002.
Berkat kontribusi Ronaldo, Timnas Brasil berhasil merengkuh trofi juara Piala Dunia yang ke-5. Pada partai final yang berlangsung di International Stadium, Yokohama, 30 Juni 2002, Tim Samba sukses membungkam Timnas Jerman dengan skor 2-0.
Sepasang gol kemenangan Timnas Brasil diborong pria yang dijuluki Il Fenomeno tersebut pada menit ke-67 dan 79'. Tak hanya penampilan impresif Ronaldo yang mencuri perhatian, tetapi juga gaya rambutnya.
Dalam pertandingan tersebut, sang legenda secara mengejutkan muncul dengan potongan rambut yang unik. Dia bermain dengan potongan rambut hampir plontos dan menyisakan rambut di ujung depan kepalanya.
Kalau di Indonesia, potongan rambut itu pernah terkenal dengan sebutan 'kuncung'.
Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)
Saya Bodoh
Setelah bertahun-tahun, gaya kuncung yang diperlihatkan Ronaldo masih viral hingga kini. Meski begitu, Ronaldo merasa menyesal pernah memilih potongan rambut tersebut, dan merasa pemilihan tersebut karena dirinya bodoh.
"Saya rasa karena saya bodoh memilih potongan rambut itu!" ucap Ronaldo dengan nada bercanda dalam konferensi pers di The Dharmawangsa Jakarta, Jakarta Selatan, pada Sabtu (17/4/2026).
"Saat masih muda, Anda sering melakukan hal-hal yang nantinya harus dijelaskan. Ya, memang itu sedikit untuk mengalihkan perhatian menjelang pertandingan."
"Tapi saya rasa itu tidak benar-benar mengalihkan perhatian siapa pun. Itu hanya hal bodoh yang saya lakukan sebagai pemain muda, jadi bukan sesuatu yang besar," lanjutnya.
Minta Maaf kepada Para Ibu
Gaya rambut unik Ronaldo tidak hanya menjadi perbincangan, tetapi juga memengaruhi banyak anak-anak di seluruh dunia yang meniru penampilan idolanya. Dia pun meminta maaf kepada para ibu karena anak-anak meniru potongan rambut kuncungnya.
"Selama bertahun-tahun, saya juga sering meminta maaf kepada para ibu, karena anak-anak mereka meniru potongan rambut itu," kata Ronaldo.
"Saya membuat gaya rambut itu bertahun-tahun lalu, dan sampai sekarang masih merasa perlu minta maaf. Tetapi akhirnya, gaya itu jadi sesuatu yang diasosiasikan dengan hal baik, sesuatu yang dilakukan seorang juara," tambahnya.
Jadi Pelatih DRX World Legends
Ronaldo merupakan satu dari sederet legenda sepak bola dunia yang menjadi bagian dari Clash of Legends yang mempertemukan DRX World Legends versus Barcelona Legends. Duel kedua tim akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, Sabtu (18/4/2026) malam WIB.
Sayangnya Ronaldo tidak bakal bermain dalam pertandingan tersebut. Dia kemungkinan hanya akan menjadi pelatih untuk DRX World Legends yang diperkuat Alessandro Del Piero, Fabio Cannavaro, Franck Ribery, hingga David Silva.
"Anda tahu, sudah lama juga saya tidak bermain dalam pertandingan sepak bola," ujar Ronaldo.
"Saya banyak bermain tenis, tetapi saya sudah tidak berlari lagi. Dulu saya cepat, saya berlari sangat cepat dulu, saya rasa sekarang saya sudah tidak bisa melakukan itu lagi," jelas eks penyerang AC Milan tersebut.

7 hours ago
2
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1512271/original/029666000_1487549436-120913065129-ronaldo-2002-horizontal-gallery.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4217257/original/058542000_1667805231-000_APP2002062628150.jpg)
:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,565,20,0)/kly-media-production/medias/5558601/original/095177400_1776431336-20260417BL_Konpers_Jelang_Clash_of_Legends_7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5429420/original/074703500_1764585931-haye_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5558554/original/055698500_1776424702-WhatsApp_Image_2026-04-17_at_14.18.13.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5504582/original/003992000_1771243648-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5553585/original/096018300_1775984113-Photo_journal_week_24-_Perjuangan_PSIS_Semarang_di_Kudus._________.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399602/original/022416900_1761981801-Persija_vs_psbs-12.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5558497/original/049580000_1776421245-Potret_penggawa_saat_paruh_pertama_____PSIMJogja_StrongerThanEver_MataramDay.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5558668/original/014101500_1776444123-20260417BL_Latihan_Barcelona_Legend_Jelang_Laga_Clash_of_Legends_Vs_DRX_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5558507/original/086136800_1776421332-Potret_penggawa_saat_paruh_pertama_____PSIMJogja_StrongerThanEver_MataramDay__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5558549/original/058895400_1776424157-20260417BL_Latihan_Barcelona_Legend_Jelang_Laga_Clash_of_Legends_Vs_DRX_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5558621/original/051461700_1776434132-20260417IQ_Persebaya_Surabaya_vs_Madura_United-01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5558602/original/000363200_1776431366-20260417BL_Konpers_Jelang_Clash_of_Legends_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4836022/original/036831400_1716047034-20240518AA_Pertandingan_Liga_1_Persib_Bandung_Vs_Bali_United-25.JPG)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5557728/original/046893000_1776389956-20260416IQ_Timnas_Indonesia_U-17_vs_Malaysia_U-17-13.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4306761/original/024131900_1674997342-Madura_vs_Persebaya_-_Lee_Yujun_vs_Muhammad_Hidayat.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5558546/original/077760800_1776423929-20260417BL_Latihan_Barcelona_Legend_Jelang_Laga_Clash_of_Legends_Vs_DRX_5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5557734/original/067491600_1776389960-20260416IQ_Timnas_Indonesia_U-17_vs_Malaysia_U-17-01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5557737/original/089238900_1776390894-20260416IQ_Timnas_Indonesia_U-17_vs_Malaysia_U-17-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5315768/original/045151800_1755170609-20250808AA_BRI_Super_League_Persebaya_Surabaya_Vs_PSIM_Yogyakarta__26_of_75_.jpg)





























:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5449796/original/035480200_1766115641-20251218BL_Thailand_Vs_Vietnam_Final_Sepak_Bola_SEA_Games_2025-14.jpg)