jpnn.com, JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Digital memproyeksikan Indonesia membutuhkan sekitar 12 juta talenta digital pada 2030.
Namun, masih terdapat kesenjangan sekitar 3 juta talenta yang perlu dipenuhi.
Microsoft Work Trend Index 2026 mencatat 33% pekerja di Indonesia telah masuk dalam kategori pengguna AI tingkat lanjut, lebih dari dua kali rata-rata global sebesar 16%.
Menjawab perubahan tersebut, BINUS University menghadirkan Program Artificial Intelligence yang resmi diluncurkan di BINUS @Bekasi pada 5 September 2026.
Rektor BINUS University, Dr. Nelly, S.Kom., M.M., menyampaikan penguasaan AI perlu diarahkan tidak hanya untuk meningkatkan kompetensi individu, tetapi juga untuk mendorong lahirnya inovasi yang bermanfaat bagi Indonesia.
Program ini menjadi bagian dari semangat AI Empowers @ BINUS, yang menegaskan komitmen BINUS University dalam mengintegrasikan pemahaman dan pemanfaatan AI ke dalam ekosistem pembelajaran.
“Mahasiswa didorong untuk memahami bagaimana AI dikembangkan, mengevaluasi, serta mengaplikasikannya untuk menjawab berbagai permasalahan nyata,” ujar Dr. Nelly.
Menurut Dr. Nelly, perluasan program Artificial Intelligence merupakan bagian dari komitmen BINUS University untuk membuka kesempatan yang makin luas bagi generasi muda Indonesia dalam menguasai teknologi masa depan.

5 hours ago
2




















































