jpnn.com, JAKARTA - Kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) masih cukup kuat untuk menghadapi potensi krisis global yang berkepanjangan.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku pemerintah telah membahas skenario ketahanan anggaran apabila krisis berlangsung lebih lama dari perkiraan.
Menurut Purbaya, berdasarkan atas analisis sementara, serta kondisi fiskal terkini Indonesia masih mampu menghadapi jika terjadi krisis karena adanya perang Iran versus Israel-Amerika Serikat (AS).
"Ada bahas antara lain kalau krisis seperti ini berkepanjangan. Kalau analisa kami yang ada sekarang masih cukup baik, jadi enggak ada masalah," kata Purbaya dikutip Kamis (5/3).
Purbaya menjelaskan salah satu faktor pendukung kondisi baik fiskal Indonesia adalah kinerja penerimaan negara yang menunjukkan signifikan pada awal tahun.
Penerimaan pajak dan bea cukai pada Januari hingga Februari 2026 tercatat tumbuh sekitar 30 persen.
"Itu angka yang signifikan sekali. Artinya, ada perbaikan yang signifikan di ekonomi dan perilaku orang-orang, pajak dan bea cukai," jelasnya.
Purbaya juga mengaku pemerintah telah melakukan simulasi terhadap berbagai skenario harga minyak untuk satu tahun anggaran berjalan.

2 hours ago
1




















































