jpnn.com, JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan Indonesia telah mendapatkan impor minyak dari AS.
Hal itu disampaikan Bahlil seusai terhambatnya distribusi minyak mentah akibat perang di Timur Tengah.
“Sekarang sudah mulai berjalan. Bertahap, ya, bertahap,” ujar Bahlil dikutip Jumat (6/3).
Bahlil menyampaikan impor minyak tidak bisa dilakukan sekaligus, karena itu pemerintah memutuskan melakukannya secara bertahap.
“Belum lagi keterbatasan kapasitas ruang penyimpanan atau storage untuk minyak mentah,” kata dia.
Bahlil mengaku pemerintah sedang mempercepat pembangunan storage minyak mentah.
Hal ini dilakukan untuk meminimalisir dampak buruk adanya perang antara Iran versus Israel-AS.
Bahlil menjelaskan pemerintah akan menambah kapasitas penyimpanan, dari yang semula maksimal 25–26 hari, menjadi 90 hari atau tiga bulan sesuai dengan standar internasional.

3 hours ago
2

















.jpeg)


































