Abu Janda Sebut Jabar Provinsi Barbar, Dedi Mulyadi Merespons Begini

4 hours ago 1

Abu Janda Sebut Jabar Provinsi Barbar, Dedi Mulyadi Merespons Begini

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Foto: Nur Fidhiah Shabrina/JPNN.com

jpnn.com, JAWA BARAT - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi ikut merespons pernyataan Abu Janda yang menyebut Jawa Barat sebagai provinsi barbar karena sikap intoleransinya.

Dia menegaskan, Provinsi Jawa Barat sangat toleran dan terbuka bagi seluruh umat. Bahkan, masyarakat bisa nyaman hidup dan tinggal di sini.

"Saya sih selalu melihat ya, segala sesuatu yang berkembang itu kita tanggapi secara dewasa. Bahwa hari ini saya tegaskan, orang Jawa Barat itu sudah sejak lama toleran. Orang Jawa Barat itu dari dulu toleran," kata Dedi di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa (2/6).

Menurutnya, apabila terjadi konflik intoleransi disebabkan karena komunikasi yang keliru. Dia pun menyebut bahwa pelaku intoleransi bukan warga asli Jawa Barat.

"Kalau ada konflik-konflik intoleransi lebih disebabkan karena satu, miskomunikasi. Yang kedua, biasanya juga para pelaku intolerannya bukan warga Jawa Barat yang asli biasanya," ucapnya.

Dia menyebut pelaku intoleransi biasanya masyarakat urban yang berkonflik sesama masyarakat urban lainnya. Namun, saat ini Dedi mengklaim konflik intoleransi sudah meredup bahkan menyebut Jawa Barat sangat terbuka.

"Setelah saya pimpin kan sudah makin redup. Sudah makin redup, InsyaAllah Jawa Barat provinsi yang terbuka, gini aja deh kalau ngomong tentang keterbukaan Jawa Barat. Provinsi mana yang seterbuka Jawa Barat gitu aja," tuturnya.

Dedi menegaskan hanya Provinsi Jawa Barat yang terbuka untuk masyarakat luar. Oleh karena itu, tidak pantas ucapan barbar disematkan bagi Jawa Barat.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, ikut merespons pernyataan Abu Janda yang menyebut Jawa Barat sebagai provinsi barbar karena sikap intoleransinya.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|