jpnn.com - Komandan Korem 042/Garuda Putih Brigjen TNI Nyamin memastikan pelaku penyerangan terhadap sejumlah anggota TNI di Kabupaten Sarolangun, Jambi bakal diproses hukum.
Dia menyebut situasi di lapangan telah kondusif dan pihaknya sudah melakukan mediasi, sembari menunggu proses hukum bagi para pelaku penyerangan yang diduga melibatkan kelompok tertentu.
"Situasi kondusif dan sudah dimediasi sambil menunggu proses hukum bagi para pelakunya," kata Danrem di Jambi, Minggu (30/8/2026).
Sebelumnya, dalam video viral yang beredar di media sosial, terlihat lima personel Yonif TP-896/SP dikeroyok sejumlah warga di kawasan PT SAL, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun, Jambi, Jumat (28/8).
Insiden bermula saat anggota TNI yang melakukan patroli di area perkebunan itu memergoki aksi pencurian kelapa sawit yang dilakukan sejumlah warga.
Peristiwa penyerangan itu dipicu cekcok setelah anggota TNI mendokumentasikan aksi pencurian.
Tindakan anggota TNI itu dibalas oknum warga dengan melakukan perusakan ponsel petugas.
Dalam peristiwa itu, puluhan massa kemudian mengadang serta menyerang personel menggunakan senjata tajam dan senjata api rakitan (kecepek).

3 hours ago
5





















































