jpnn.com, BANYUWANGI - Sebanyak 100 anak yatim di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, mengikuti program Pesantren Marjinal Cahaya Ramadan yang digelar Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bersama Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Budi Mulya.
Program pembinaan tersebut berlangsung pada 28 Februari hingga 1 Maret 2026 di Aula Panti Asuhan Budi Mulya.
Program ini menghadirkan kegiatan pesantren Ramadan yang dirancang khusus bagi anak-anak dari kelompok rentan agar tetap mendapatkan pembinaan keagamaan, motivasi, serta penguatan karakter selama bulan suci.
Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan mengatakan kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian terhadap anak-anak yatim agar mereka tidak hanya menerima bantuan materi, tetapi juga dukungan spiritual dan pendidikan.
Pesantren Marjinal Cahaya Ramadan adalah jembatan kasih sayang dari para muzaki untuk anak-anak yang berada di garis marjinal.
"Kami ingin memastikan mereka tidak hanya mendapatkan bantuan materi, tetapi juga asupan rohani dan motivasi agar memiliki mentalitas pemenang dalam menghadapi masa depan,” ujar Saidah dalam keterangan tertulis, Senin (9/3).
Dia menambahkan, melalui tema “Jalan Cahaya”, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat belajar dan membentuk generasi muda yang berakhlak mulia.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta mengikuti berbagai aktivitas seperti kajian keislaman, pembinaan akhlak, motivasi diri, serta pendampingan ibadah Ramadan yang dikemas secara interaktif dan edukatif.

10 hours ago
1





















































