Wacana SPP SMA/SMK Negeri di Jabar Diaktifkan Lagi, Dedi Mulyadi Tak Mau Gegabah

1 week ago 7

Wacana SPP SMA/SMK Negeri di Jabar Diaktifkan Lagi, Dedi Mulyadi Tak Mau Gegabah

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, saat ditemui di Kota Bandung, Rabu (15/7/2026). Foto: Nur Fidhiah Shabrina/JPNN.com

jpnn.com, BANDUNG - Rencana mengaktifkan lagi Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) di SMA dan SMK negeri di Jawa Barat, mendapat tanggapan dari Gubernur Dedi Mulyadi.

Rencana itu muncul dalam rapat kerja Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Pendidikan yang tengah dibahas oleh DPRD bersama Provinsi Jawa Barat.

Dewan menyarankan agar SPP di sekolah negeri kembali diaktifkan, dengan syarat hanya untuk murid dengan ekonomi menengah ke atas.

Dedi menuturkan, rencana ini bukan usulan dirinya. Dia meminta wacana ini harus dikaji secara hati-hati.

"Itu kan kita harus melakukan pengkajian secara mendalam. Nanti kalau gubernur mengaktifkan SPP nanti opininya beda lagi, disebut gubernur tidak memprioritaskan pendidikan," kata Dedi di Kota Bandung, Rabu (15/7/2026).

Sebelum muncul rencana tersebut, Dedi mengatakan, sudah menyisir dan mendatangi beberapa sekolah SMA dan SMK negeri di Jabar yang gedung dan pengelolaannya baik. Salah satunya di SMAN 1 Depok yang mana sekolah tersebut bisa mengelola dana BOS dengan tepat sasaran.

"Gini, dana BOS itu saya kan sudah mengunjungi setiap sekolah nih. Sekolah ini pakai dana BOS, sekolahnya berantakan. SMA 1 Depok itu pakai dana BOS, sekolahnya rapi. Dan saya nanya ke kepala sekolah saya tanya, 'Kok sekolah Bapak bisa rapi?' 'Ya kami mengelola ini dengan baik'," jelas Dedi.

Dengan begitu, Dedi menginginkan agar saat ini yang bisa menjadi fokus pengembangan sekolah dan perbaikan-perbaikan gedung sekolah dilakukan dengan memaksimalkan dana BOS.

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi, tidak mau gegabah soal wacana DPRD yang mengusulkan untuk mengaktifkan lagi SPP di SMA/SMK negeri.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|